4 Cara Ini Terbukti Akan Meroketkan Trafik Website Anda

Sebelumnya saya sudah berjanji akan mengulas tentang bagaimana cara mendatangkan trafik ke sebuah website. Kenapa trafik? Semua konversi/penjualan semua berawal dari trafik/pengunjung. Membuat website itu bukanlah hal yang sulit. Tapi mendatangkan trafik hingga konversi itu tidak mudah. Perlu uapaya dan konsistensi yang kuat disini. Percuma Anda punya website bahkan meskipun secara tampilan keren tapi tidak ada trafik/pengunjung yang datang. Jadi, setelah memiliki website tugas Anda adalah harus tahu cara bagiamana mendatangkan trafik.
Kali ini saya akan mengulas tentang cara mendatangkan trafik menggunakan saluran media marketing yang paling banyak digunakan oleh para praktisi digital marketer. Sebelum kita memilih menggunakan saluran media yang mana yang paling tepat untuk bisnis Anda, terlebih dahulu harus mengetahui karekteristik dari target Audience. Setelah Anda mengetahui dari karekteristik Audience, Anda perlu test terlebih dahulu menggunakan semua saluran media marketing dibawah ini sehingga akhirnya Anda menemukan saluran yang benar-benar pas untuk Anda dan berikutnya tinggal bagaimana cara memaksimalkannya.
Saya akan membahasnya ditiga saluran utama yang paling banyak diguanakan saat ini.
Search Engine Marketing (SEM)
Alasan kenapa harus Google karena yang paling banyak digunakan. Menurut data yang dikeluarkan oleh We Are Social, 60% orang melakukan penelitian ulasan online terlebih dahulu menggunakan mesin pencari (search engine) sebelum membeli, dan 51% membandingkan spesifikasi produk dan harga secara online.
Ada dua metode dalam SEM, Organik yaitu SEO (Free) dan non organic (Paid Ads) yang dikenal dengan Google Adwords. Untuk mengetahui lebih detail tentang SEO dan Google Adwords secara teknik detailnya Anda bisa search di internet. Karena disini saya akan share lebih kepada teknis strateginya.
SEO
Sejak dari beberapa tahun yang lalu hingga saat ini metode SEO masih digunakan oleh para pemasar online. Tujuan dari SEO adalah supaya bisnis Anda berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Bagus lagi apabila bisa di posisi no.1. Apabila bisnis Anda sudah berada di no.1 atau minimal di posisi 5 besar, maka Anda tinggal nunggu order yang akan mengalir pada Anda. SEO cocok Apabila Anda memiliki anggaran yang terbatas dan Anda bisa melakukannya sendiri. Selain itu SEO juga untuk membangun aset atau ekosistem online marketing Anda. Karena apabila web Anda berada di posisi 5 besar dan Anda melakukan SEO dengan teknik yang benar, maka bertahanya akan lama dan trafik akan terus mengalir tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk bayar iklan.
Namun kekurangan SEO adalah membutuhkan waktu yang cukup lama, biasanya dari 1 hingga 6 bulan. Tergantung dari tingkat kesulitan keyword yang Anda target.
Paid Ads (Adwords)
Untuk bermain di Google Adwords perlu anggaran yang memang dialokasikan khusus tiap bulannya. Jadi menjalankan iklan tidak hanya sesaat saja. Perlu konsisten dan melakukan pengujian dari berbagai variable. Misal Anda coba beriklan satu dua kali saja, ketika tidak profit iklan dihentikan. Padahal iklan yang telah dijalankan belum dioptimasi. Para pengiklan pemula banyak yang berhenti ditahap ini. Sedangkan masih banyak hal yang perlu dilakukan agar iklannya profit. Beriklan di Adwords bukan tentang hal teknis saja namun perlu strategi yang baik dan benar.
Tidak seperti SEO yang relatif lama untuk mendapatkan trafik, Google Adwords langsung dapat mendatangkan trafik saat itu juga ketika iklan Anda sudah dinyatakan berjalan oleh Google.
Jadi, mana yang paling menguntungkan dan mana yang mesti dipakai? SEO atau SEM? Jawabannya sama-sama menguntungkan apabila Anda melakukannya dengan benar. Semuanya kembali pada kemampuan Anda. Contoh, dalam teknik SEO tidak semua keyword yang Anda target bisa tercover semuanya. Disinilah Anda butuh menjalankan Google Adwords. Semakin banyak keyword yang Anda target dapat tercover dengan baik maka trafik kewebsite Anda akan semakin baik pula.
Banyak orang yang masih enggan dalam mengguanakan Adwords karena harus bayar. Teknik SEO lebih mereka pilih sebagai alternative untuk menekan biaya marketing. Padahal apabila Anda kombinasikan keduanya akan lebih powerful.
Pada dasarnya, dalam pemasaran online bukan tentang gratis atau bayar. Intinya profit atau tidak. Selama profit berapapun iklan yang harus Anda bayar tidak masalah kan. Banyak juga para client kami Anggaran Adwordnya setiap bulan mencapai puluhan juta tidak masalah.
Apabila Anda masih awam tentang Google Adwords bisa menggunakan jasa digital agency yang sudah berpengalaman dibidang ini. Anda bisa cek disini.
2. Sosial Media Marketing (SMM)
Sosial media marketing sangat ampuh untuk digunakan sebagai media untuk mendatangkan trafik saat ini. Gunakanlah social media yang paling popular seperti Facebook dan Instagram. Dalam social media marketing juga dibagi menjadi dua antara organic dan non organic.
Organik adalah posting biasa dengan jangkauan follower Anda. Sedangkan non organic adalah iklan yang Anda jalankan untuk menjangkau seluruh user dari social media tersebut berdasarkan kesamaan minat di bisnis Anda.
Konsep social media marketing berbeda dengan Google Adwords yang menyodorkan iklan kepada orang yang memang mencari produk tersebut. Sedangkan social media marketing meyodorkan iklan kepada orang yang mempunyai kemungkinan untuk tertarik pada sebuah produk.
Mana yang lebih bagus? Keduanya sama-sama diperlukan. Dalam hal konversi penjualan Adwords lebih baik. Sedangkan social media marketing lebih bagus dalam hal brand awareness. Ini seperti pertanyaan berikut: Branding dulu apa selling dulu? Pertanyaan ini seperti ayam dan telur. Semuanya sama-sama harus dijalankan secara bersamaan. Kenapa? Karena branding dapat meningkatkan loyalitas konsumen sedangkan selling dapat meningkatkan jumlah konsumen. Keduanya bermuara pada omset dan profit juga.
Supaya iklan yang Anda jalankan lebih efektif dan powerful, kombinasi dari penggunaan dari SEM dan SMM harus tepat. Misal Anda menjalankan iklan produk kecantikan di Adwords, maka akan lebih maksimal apabila di retargeting dengan Facebook/IG Ads. Teknisnya adalah, Anda menjalankan iklan di social media dengan target audience yang pernah mengunjungi website Anda. Ini menjadi lebih baik karena targetnya adalah orang yang pernah kenal/tahu tentang produk Anda. Namun perlu diingat pada retargeting Anda memberikan penawaran yang berbeda. Contoh, Pada iklan pertama Anda di Adwords memberikan penawaran dan harga normal. Sedangkan pada materi iklan di retargeting dikasih potongan harga 10% misalkan. Tapi ini juga tidak harus selalu tentang harga. Bisa juga Anda memberikan benefit berbeda yang lebih menarik.
Konsultasikan terkait strategi dan kebutuhan iklan Anda bersama kami disini. Jasa social media marketing
3. Email Marketing
Sebuah riset dari insightsquared menunjukkan bahwa ” 80% dari pendapatan masa depan perusahaan Anda akan datang dari hanya 20% dari customer yang ada.” Jadi, tim Anda harus fokus pada memuaskan customer dan memastikan mereka mendapatkan sebuah value dari produk Anda.
Untuk menjaga konsumen tetap dalam siklus penjualan, Anda bisa membuat kampanye email yang dapat memunculkan interaksi dan memberi edukasi pada audience Anda. Tujuannya adalah untuk membuat customer journey mereka lebih berharga.
Menurut Emarketer, email marketing adalah saluran yang paling efektif untuk retensi customer (mempertahankan customer).
Tips: Gunakanlah form opt in seperti Squeeze Page, Pop Up atau banner yang mengarah ke Landingpage yang akhirnya orang mengunjungi web Anda mau memasukan nama dan email. Strategi ini menjadikan trafik tidak terbuang sia-sia apabila pengunjung tidak mengambil penawaran Anda setidaknya dari trafik ada yang menjadi lead. Akan lebih efektif apabila di followup dengan marketing automation.
Demikianlah strategi mendatangkan trafik dan bagaimana cara memaksimalkannya.

About the Author: adminws

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.